
Kebanyakan orang suka males bikin roti karena males ribet. Yang ga punya mixer pasti nyerah duluan karena ga mampu lama-lama ngulen pake tangan sampe window pane. Yang punya mixer, males ribet nyuci mixer (ini curhatan yang nulis keknya, hahaha ;p). Naahh, resep roti ini adalah jawaban dari segala kegundah gulana-an para klub mager seperti saya, hehe. Tinggal campu-campur semua bahannya, bisa jadi deh roti enak. Ga perlu mixer dan ga perlu diuleni. Soal rasa, beuuh jangan ditanya, beda banget sama roti-roti beli. Teksturnya lembuutt walopun ga diulen. Ga percaya? Praktek sendiri deehh cobaaaa, cepetaaaan #PejuangGoldenApron3 Bunda sedang mencari inspirasi resep Wheat Burger Bun yang unik? Metode membuatnya memang susah-susah gampang. Bila keliru mengolah maka kesudahannya tak akan memuaskan dan malah cenderung tak enak. Meski Wheat Burger Bun yang enak harusnya sih mempunyai aroma dan cita rasa yang kapabel mengundang selera kita.
Beberapa hal-hal yang sedikit banyak berakibat kepada kwalitas rasa dari Wheat Burger Bun, mulai dari ragam bahan, berikutnya pemilihan bahan-bahan fresh, hingga sistem membikin dan menyiapkan. Tak perlu pusing bila berharap menyajikan Wheat Burger Bun sedap di kost-kosan, karena asal sudah mengerti caranya maka hidangan ini bisa jadi hidangan top markotop. Nah, kali ini kita coba, yuk, variasikan Wheat Burger Bun sendiri di apartemen. Konsisten dengan bahan yang sederhana, sajian ini dapat memberi manfaat dalam membantu menjaga kesehatan tubuh kita. Anda dapat membuat Wheat Burger Bun memakai 10 macam bahan dan 6 langkah pembuatan. Berikut ini sistem dalam membikin hidangannya.
Bahan dasar dan rempah-rempah yang perlu disiapkan untuk membuat Wheat Burger Bun :
- 200 gr tepung protein tinggi
- 50 gr whole wheat
- 15 gr madu (bisa diganti dengan gula pasir)
- 1 kuning telur
- 3 gr ragi instan
- 155 gr susu putih cair hangat
- 25 gr (minyak kedelai/canola/olive oil/atau kalau ga ada pakai minyak goreng biasa)
- 1/4 sdt garam
- Sedikit susu cair untuk olesan (optional)
- Wijen hitam untuk taburan (optional)
Iklan dulu ya mba, cek perlengkapan masaknya
Langkah-langkah untuk membikin Wheat Burger Bun anti gagal
- Masukkan ragi dan sebagian madu ke dalam susu hangat. Aduk hingga ragi larut, tunggu 5-10 menit hingga cairan susu berbusa (tanda ragi aktif)

- Campur terigu dan whole wheat hingga rata. Tambahkan kuning telur, sisa madu dan cairan susu yang sudah berbusa tadi, aduk dengan spatula hingga semua tercampur rata



- Masukkan minyak dan garam, aduk dengan tangan hingga semua tercampur rata. Bulatkan adonan, tutup dengan kain atau plastic wrap dan istirahatkan 30-45 menit atau sampai mengembang 2x lipat (tergantung suhu ruangan). Tinju adonan untuk mengeluarkan udara, uleni sebentar selama 1 menit.



- Ambil adonan, kemudian bagi menjadi beberapa bagian (1 adonan ini saya bagi 6 dengan berat masing-masing 75gr, hasilnya tidak terlalu besar. Jika mau besar, bisa dibuat dengan berat 100gr). Bulatkan adonan (untuk roti burger atau lonjong untuk roti hotdog), kemudian susun berjarak di atas loyang. Tutup dengan kain dan istirahatkan kembali 30-45 menit atau sampai mengembang 2x lipat



- Tutup dengan kain dan istirahatkan kembali 30-45 menit atau sampai mengembang 2x lipat. Tutup dengan kain dan istirahatkan kembali 30-45 menit atau sampai mengembang 2x lipat

- Oven dengan suhu 170° selama 25 menit (silakan sesuaikan dengan oven masing-masing). Pastikan oven sudah dipanaskan sebelumnya (min.15 menit sblm memasukkan roti). Setelah matang, langsung keluarkan roti dari loyang dan letakkan di atas cooling rack (agar roti tidak lembab dan lebih awet). Oles roti dengan butter saat keadaan masih panas. *atau bisa juga tidak dioles butter dan simpan di freezer sebagai stock, bisa tahan sampai 3 bulan

Jadi bagaimana? Mudah kan? Itulah metode membuat Wheat Burger Bun yang bisa Bunda praktikkan di apartemen. Semoga berguna dan having fun!
Komentar
Posting Komentar